expr:class='"loading" + data:blog.mobileClass'>

2013/03/08

identifikasi program naskah radio



IDENTIFIKASI PROGRAM AUDIO

Jenis program : Program pembelajaran
Judul program : Kejujuran yang menyelamatkan jiwa
Tujuan umum program :
Setelah menyimak program audio siswa diharapkan mampu memahami arti kejujuran dan manfaatnya.
Tujuan khusus program :
  • Menjelaskan pentingnya bersikap jujur untuk siswa SD
  • Memotivasi siswa SD untuk selalu menanamkan kejujuran dalam dirinya
  • Setelah menyimak program audio diharapkan siswa SD mampu menerapkan pelajaran yang telah    didapat itu kedalam kehidupan sehar-hari
  • Dengan metode pembelajaran audio siswa dituntut untuk bisa memahami pelajaran tentang kejujuran yang telah disampaikan
Sasaran : siswa SD
Format : format program drama
Durasi : ± 15 menit
Karakter penokohan :
  1. Anak kecil diperankan oleh : Karakter : baik, bijaksana, jujur
  2. pemilik kotak diperankan oleh : Karakter :baik ,ramah, ceroboh, berhati mulia
  3. Teman anak kecil diperankan oleh : Karakter : rakus....,.
  4. Ibu anak kecil diperankan oleh : Karakter : baik, ....





GBIM :
Disuatu desa terpencil dipinggiran kota , tinggalah seorang anak laki-laki bersama ibunya yang sedang sakit keras , kehidupan keluarga ini terlihat sangatlah sederhana, anak laki-laki tersebut tidak bersekolah dan berdagang Koran untuk beli obat ibunya dan  untuk makan sehari hari.
Pada suatu hari saat anak ini sedang menjajakan dagangannya, tiba-tiba ia melihat sebuah kotak kecil, terjatuh dipinggir jalan, lalu diambilnya kotak tersebut, kemudian dibukanya kotak itu, namun betapa kaget dan terkejutnya ia, ternyata isi bungkusan tersebut berisi berlian dan kalung emas.
Tampak diraut wajahnya rasa iba dan bukan kegembiraan, ia tampak kebinggungan, karena ia yakin uang ini pasti ada yang memilikinya , pada saat itu juga anak ini langsung berinisiatif untuk mencari sipemilik bungkusan tersebut, sambil mencari-cari sipemiliknya.
Akhirnya didekat lampu merah anak itu bertemu dengan pemilik bungkusan berisi berlian dan cincin tersebut dan mengembalikannya karena berlian dan kalung emas itu adalah pemberian dari alm suami dari pemilik kotak itu. Keesokan harinya ibu anak  laki laki tersebut penyakitnya kambuh dan harus dibawa kerumah sakit. Tapi anak itu bingung bagaimana cara membayar biaya rumah sakit. Tanpa pikir panjang akhirnya anak itu membawa ibunya kerumah sakit, namun dia dan ibunya diusir karena tidak punya biaya untuk berobat. Akhirnya dengan muka yang sedih dan lesu, anak itu berjalan ke rumah beserta ibunya, belum sampai rumah di bertemu dengn pemilik kotak lagi, ternyata pemilik kotak itu adalah pemilik rumah sakit itu juga, akhirnya segala bentuk biaya pengobatan ditanggung oleh pemilik kotak itu, dan anak kecil itu diangkat menjadi anak angkat sekaligus bias bersekolah lagi.

GBIP :
  • 1.      Musik pembuka
  • 2.      Uraian Nar : memberikan sapaan dan memperkenalkan program yang diaudiokan
  • 3.      Musik transisi
  • 4.      Uraian Nar : menjelaskan arti kejujuran itu dan manfaat berbuat jujur dalam kehidupan
  • 5.      Musik transisi
  • 6.      Dialog antara anak laki laki dan temannya
  • 7.      Musik transisi
  • 8.      Dialog antara anak laki laki dan pemilik kotak , anak laki laki mengembalikan kotak kepada pemiliknya,
  • 9.      Musik penghubung
  • 10.   Dialog antara anak laki laki dan karyawan rumah sakit tentang biaya pengobatan.
  • 11.  Musik transisi
  • 12.  dialog antara anak laki laki dan pemilik kotak bahwa anak laki laki itu akan diangkat menjadi anak angkat sekaligus dialog tentang ibu anak laki laki tersebuat yang akan diobati di rumah sakit si pemilik kotak
  • 13.  Musik transisi
  • 14.  Uraian Nar :   menyimpulkan tentang isi dari cerita tersebut
  • 15.  Musik transisi
  • 16.  Uraian Nar : menutup program
  • 17.  Musik penutup

2013/03/06

Definisi Belajar





DEFINISI  BELAJAR
·      Hilgart  &  Bower  (Hamalik,  2004  :  45),  mengatakan  bahwa  belajar  adalah
perubahan dalam perbuatan melalui aktivitas, praktek dan pengalaman.
·      Cronbach   (Suryabrata,   2004   :   231),   learning   is   shown   by   a   change   in
behavior as a result of experience
·      Spears (Suryabrata, 2004 : 231) learning is to observe, to read, to imitate,
to try something themselves, to listen, to follow direction
·      Skinner  (Suryabrata,  2004  :  231)  learning  is  a  change  in  performance  as  a
result of practice
·      Hilgard  (Suryabrata,  2004  :  232),  learning  is  the  process  by  which  an
activity  originates  or  is  changed  through  training  procedures  (whether  in
the  laboratory  or  in  the  natural  environment)  as  distinguished  from  change
by factors not attributable to training
·      Burton  (Aunurrahman,  2009  :  35),  berpendapat  bahwa  belajar  merupakan
perubahan  tingkah  laku  pada  diri  individu  berkat  adanya  interaksi  antara
individu  denan  individu  dan  individu  dengan  lingkungannya  sehingga  mereka
mampu berinteraksi dengan lingkungan.
·      Witherington  (Aunurrahman,  2009  :  35)  berpendapat  bahwa  belajar  adalah
suatu  perubahan  di  dalam  kepribadian  yang  menyatakan  diri  sebagi  suatu
pola  baru  dari  reaksi  berupa  kecakapan,  sikap,  kebiasaan,  kepribadian  atau
suatu pengertian.
·      Whittaker  (Aunurrahman,  2009  :  35)  mengatakan  bahwa  belajar  adalah
proses  dimana  tingkah  laku  ditimbulkan  atau  diubah  melalui  latihan  atau
pengalaman.
·      Abdillah (Aunurrahman, 2009 : 35) mengatakan bahwa belajar adalah suatu
usaha sadar yang dilakukan oleh individu dalam perubahan tingkah laku baik
melalui   latihan   dan   pengalaman   yang   menyangkut   aspek-aspek   kognitif,
afektif dan psikomotor untuk memperoleh tujuan tertentu.
·      Morgan   (Baharuddin   &   Wahyuni,   2012   :   14)   mengatakan   bahwa   belajar
adalah perubahan tingkah laku yang relatif tetap dan terjadi sebagai hasil
latihan atau pengalaman





·      Woolfolk  (Baharuddin  &  Wahyuni,  2012  :  14)  mengatakan  bahwa  learning
occurs   when   experience   causes   a   relatively   permanent   change   in   an
individual’s knowledge or behavior
·      Walker  (Sobur,  2011/h.219)  mengatakan  bahwa  belajar  adalah  “perubahan
perbuatan sebagai akibat dari pengalaman”
·      Morgan   (Sobur,   2011/h.219)   berpendapat   bahwa   belajar   sebagai   “suatu
perubahan  yang  relatif  menetap  dalam  tingkah  laku,  sebagai  akibat  dari
hasil dari pengalaman yang lalu”
·      Good  &  Boophy  (Sobur,  2011/h.220)  said  that  learning  is  “the  development
of new associations as a result of experience”
·      Crow  &  Crow  (Sobur,  2011/h.220)  said  that  learning  is  acquistion  of  habits,
knowledge and attitude”
·      Hintzman (Sobur, 2011/h.220) said that learning is a change in organism due
to experience which can affect the organism’s behavior
·      Laurine  (Sobur,  2011/h.220)  mengatakan  bahwa  belajar  adalah  modifikasi
atau memperteguh melakukan melalui pengalaman
·      Atkinson   dkk   (Sobur,   2011/h.220)   mengatakan   bahwa   belajar   adalah
perubahan yang relatif permanen pada perilaku yang terjadi akibat latihan.
·      Hilgard     &     Bower     (Sobur,      2011/h.220)     mengemukakan    bahwa     belajar
berhubungan  dengan  perubahan  tingkah  laku  seseorang  terhadap  situasi
tertentu   yang   disebabkan   oleh   pengalaman   yang   berulang-ulang   dalam
situasi itu dan perubahan tingkah laku tersebut tidak dapat dijelaskan atas
dasar kecenderungan respons pembawaan, kematangan,a tau keadaan sesaat
seseorang (misalnya kelelahan atau pengaruh obat)

DAFTAR  PUSTAKA
Aunurrahman. 2009. Belajar dan Pembelajaran. Penerbit. Alfabeta, Bandung
Baharuddin   &   Wahyuni,   Esa   Nur.   2012.   Teori   Belajar   dan   Pembelajaran.
Cetakan VII. Penerbit Ar-Ruzz Media, Jogjakarta
Hamalik,   Oemar.   2004.   Psikologi   Belajar   dan   Mengajar.   Cetakan   Keempat.
Penerbit Sinar Baru Algensindo, Bandung





Pribadi,  Benny  A.  2009.  Model  Desain  Sistem  Pembelajaran.  Langkah  Penting
Merancang      Kegiatan       Pembelajaran       yang     Efektif        dan     Berkualitas.
Penerbit Dian Rakyat, Jakarta
Sagala,   Syaiful.   2005.   Konsep   dan   Makna   Pembelajaran.   Untuk   Membantu
Memecahkan   Problematika   Belajar   dan   Mengajar.   Cetakan   Ketiga.
Penerbit CV Alfabeta, Bandung
Sobur, Alex. 2011. Psikologi Umum. Dalam Lintasan Sejarah. Penerbit : CV
Pustaka Setia, Bandung
Suryabrata,   Sumadi.   2004.   Psikologi   Pendidikan.   Penerbit   PT   RajaGrafindo,
Persada, Jakarta
Thobroni,   Muhammad   &   Mustofa,   Arif.   2011.   Belajar   dan   Pembelajaran.
Pengembangan  Wacana  dan  Praktik  Pembelajaran  dalam  Pembangunan
Nasional. Cetakan I. Penerbit Ar ruzz Media, Yogyakarta
http://krisna1.blog.uns.ac.id/files/2010/05/pembelajaran5.pdf